Posts Tagged ‘ traveling ’

2
21
Mar

Trip to Australia: the Beautiful Melbourne

Entering Melbourne Sky

Cerita mengenai perjalanan ke Australia ini seharusnya sudah dituliskan dari tahun lalu! Tapi selalu ada saja yang membuat kelupaan. Sekarang coba dituliskan lagi, supaya saya ingat selalu.

Kalau menyebut nama Australia mungkin yang kepikiran oleh saya adalah Negara bule terdekat dengan Indonesia. Negara asia seperti Malaysia, Singapura, Thailand mungkin sudah lebih Internasional daripada Indonesia, tapi tetap saja ya namanya Negara Asia, mayoritas penduduknya tampak serupa dengan penduduk Indonesia. Cuaca di Australia juga jauh berbeda dengan Indonesia dan Negara tropis lainnya. Ya iyalah ya, secara udah beda benua dan bukan benua Asia lagi :P hehehe

Tapi ini satu hal yang tidak saya sadari sebelumnya, pengalaman saya ke luar negri hanya sejauh Malaysia dan singapura. Jadi saat harus ke Australia di waktu Spring, saya pikir hanya perlu bawa sweater dan jaket saja, ternyata dingiiinnnn!!! Entah kalau yang sudah terbiasa, tapi untuk ukuran orang Asia yang hanya musim kemarau dan musim hujan (ehm banjir), cuaca di Australia cukup membuat kaget juga.

Kota pertama yang saya kunjungi adalah Melbourne. Penerbangan Jakarta – Melbourne memakan waktu sekitar 7 jam menggunakan direct flight. Jangan tanya ngapain aja selama 7 jam itu, kedengerannya sih membosankan tapi gak juga kok! Karena flightnya malam, jadi saya sukses tertidur dengan buaian Annie Lennox di telinga saya.

Melbourne Tullamarine Airport

Melbourne Tullamarine Airport

Pesawat yang saya tumpangi tiba pagi hari, sekitar jam 7.00 pagi. Kesan pertama tiba di airport melbourne adalah: pengamanannya ketat banget! Di bagian imigrasi sama sekali gak boleh pegang-pegang hape, trus kopernya diperiksa apakah kita membawa barang-barang, makanan, cinderamata atau bahkan sepatu boot/ikat pinggang dari kulit ular. Saya melihat sendiri pasangan asal India yang sudah agak berumur kesulitan karena membawa 1 box berisi makanan India dengan bumbu-bumbu yang menyengat. Australia memang ketat sekali mengenai barang-barang aneh yang akan masuk dan keluar negerinya. Pasalnya Negara Australia hanya terdiri dari 1 benua besar yang apabila tidak hati-hati memasukkan barang lalu terjadi epidemi, 1 negara bisa musnah. Well, I can’t really blame them. So if you plan to visit Australia, don’t bring anything not-ordinary. Even when you wanted to give souvenir, find a neutral one.

Airport Melbourne sendiri tidak terlalu megah dan wahhh seperti Changi. They have a really modest airport and super clean. Saya dijemput oleh sepupu dan langsung istirahat di rumah mereka. Begitu masuk keluar airport dan tersentuh udara luar, brrrrrrr dingin bangeeeeeetttt… Padahal waktu itu saya sudah memakai jaket. Hmm kalau gak kebayang gimana dinginnya, bayangin aja sedang berada di ruangan AC dengan level 16 derajat celcius, sudah dinyalakan selama 24 jam dan tidak menemukan remote untuk mematikan AC tersebut! Nah, kebayang kan dinginnya?? :P

The Environment The lake The Lake

Sesampainya di rumah sepupu saya, saya langsung jatuh cinta dengan lingkungannya. Cozy banget! Bersih, rapih, teratur dan indah banget. Bayangin aja, within walking distance ada danau buatan, ada bebek-bebek yang hidup bebas, ada bukit-bukit hijau. Bener-bener sehat, menyenangkan dan bikin happy banget! Duhh langsung betah deh… Hihihii

Inside of Max Brenner Max Brenner Suckao @ Max Brenner

Malamnya saya diajak mencoba coklat di Max Brenner. Max Brenner ini terkenal sekali dengan coklat dan minuman coklat yang enak banget. Saya mencoba minuman bernama Suckao. Minuman ini adalah susu putih yang dimasak di api kecil dan potongan coklat yang dimasukkan pada susu putih tersebut sehingga menjadi minuman coklat hangat yang lezaattt… Meskipun pada akhirnya, saya sibuk menghabiskan coklatnya saja karena memang enak bangeeet…

Solat Ied @ Uni of Melbourne

Hari berikutnya adalah Solat Iedul Fitri. Yaps emang saya nekat banget saat itu, lebaranan malah pergi dan gak sama keluarga :P hihi tapi kan perginya bersama om dan tante untuk mengunjungi sepupu, jadi masih terhitung lebaranan bersama keluarga tercinta dongg :D Gak menyangka banget bahwa saya akhirnyaakan menapakkan kaki di University of Melbourne. Universitas impian saya banget! Berkali-kali apply scholarship ke uni tersebut untuk jurusan Business and IT tapi (masih) gagal. Hiks… Alhamdulillah diberikan kesempatan untuk solat ied disana.

Solat Ied @ Uni of Melbourne

Komunitas masyarakat Indonesia di Melbourne ternyata banyak juga. Terbukti satu gym Uni of Melbourne sangat padat. Ini baru dipenuhi oleh temen-temen Indonesia yang berkediaman di sekitar situ, sepertinya sih ada lokasi-lokasi solat yang lain. Trus lucunya, setelah solat Ied, ada makan-makan gratis. Hihihii Di meja panjang disediakan berbagai macam makanan khas lebaran seperti ketupat, rendang, opor ayam, sayur labusiam, dll. Slurpppp! Langsung disikat sama anak-anak Indonesia yang tinggal disana. Apalagi sama yang kuliah kali ya, sekalian makan gratis dan gak perlu repot masak :P hihihi

Southbank SouthbankCrown Casino Parking Lot20092009249 20092009248 20092009247

Setelah selesai solat ied, saya diajak jalan-jalan ke arah Southbank, daerah selatan Yarra Riverside. Seperti dapat ditebak dari namanya, tempat ini adalah tempat kongkow-kongkow di pinggir sungai Yarra. Tidak seperti sungai atau kali di Jakarta, yarra river ini bersiihhh dan gak bau. Orang-orang dapat menikmati suasana dan cuaca yang bagus banget (gak panas banget, gak hujan) dengan ngopi-ngopi di sepanjang coffee shop yang ada atau hanya duduk-duduk sama temen-temen di taman-taman kecil di pinggir yarra river. Nikmaaaaattt banget :-)

Flinders Street Station Flinders Street Station

Di dekat Yarra River ini, ada stasiun kereta namanya Flinder Street Station. Nah stasiun kereta ini adalah stasiun kereta tertua di Melbourne. Vintage banget tapi masih bagus gedungnya. Oh iya, kalau ke Australia pasti seneng banget liat rumah-rumah vintage bergaya Victorian yang masih sangat terawat. Beberapa bangunan di Australia (Melbourne & Sydney) memang vintage dan masih dirawat. Bagus bangeetttt :-) tapi hati-hati kalau lewat Flinders Street Station ini di malam hari, karena ada beberapa orang yang suka mabuk-mabukan disini… Hihihihi

Naya, Adit & Me The CafeThe Graffiti

the cafe at little collins street Melbourne City

Nah setelah itu, saya diajak lagi jalan-jalan ke daerah-daerah sekitar Yarra Riverside. Di kota Melbourne juga terkenal sekali dengan café-café kecil yang banyak banget di daerah Hoiser Lane dan Little Collins Street, nyaman banget! Trus ada suatu sisi dimana banyak graffiti dan orang-orang sering kumpul untuk main-main atau foto-foto.

Hihiihi itulah isi trip di hari pertama, tunggu petualangan selanjutnya di Melbourne ya. Next posting adalah trip ke daerah pantai yg agak di luar kota Melbourne :-) For more pictures of melbourne trip, go to my flickr page.