Kuliah Competitive Strategy bersama Michael Porter
Michael Porter adalah penulis beberapa buku Competitive Strategy dan dosen di Harvard Business School. Salah satu framework/model berpikir yang paling terkenal adalah Porter’s Five Forces untuk menganalisa competitiveness dari suatu industry atau perusahaan yang akan masuk dalam industry tertentu.
Pada hari Rabu, 7 April 2010 kemarin saya dan 30 murid dari MMUI diberi kesempatan untuk ikut hadir pada perkuliahan Porter di Harvard University melalui Video Conference yang dilangsungkan di Worldbank. Yaps, perkuliahan tersebut memang terselenggara berkat kerjasama antara Worldbank dan Harvard University.
Perkuliahan tersebut dilaksanakan di kelas Porter di Harvard bersama mahasiswa-mahasiswi nya yang mengambil mata kuliah Competitive Strategy. Mereka diberikan makalah kasus tentang Indonesia dan bagaimana menarik Foreign Direct Investment ke Negara Indonesia. Kuliah berlangsung selama 1.5 jam dimana mahasiswa-mahasiswi diberikan kesempatan oleh Porter untuk mengungkapkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia dan tantangan dalam menarik investor asing untuk datang dan menanamkan uangnya di Indonesia. Banyak hal yang diungkap disana, dari Infrastruktur, Stabilitas Politik, Hukum, Korupsi, policy, dan lain-lain. Porter dengan sigap mendengarkan dan merangkum aspirasi murid-muridnya dan membuat resume pada black board besar. Psstt, ada Agus anaknya SBY juga lho mengambil kelas Porter! Sayangnya dia tidak bicara sama sekali mengenai kasus Indonesia ini. Hiks…
Di Indonesia sendiri, selain dihadiri oleh 30 mahasiswa MMUI, acara ini dihadiri peserta dari Worldbank, alumni MBA Harvard dan mentri perdagangan Mari E Pangestu. Setelah mendengarkan selama 1.5 jam komentar Porter dan mahasiswanya mengenai Indonesia, Mari E Pangestu sebagai policy maker diberikan waktu 20 menit untuk menjelaskan, mengupdate dan memberikan informasi mengenai kondisi saat ini. Dan oh my god, ternyata Mari E Pangestu ini pintar sekali sodara-sodara!!! Saya sampai amaze, takjub dan ternganga-nganga mendengarkan pendapat beliau yang sangat lancar dan tepat sasaran. Padahal selama 1.5 jam ia hanya mendengarkan, membuat orat-oret dan tidak ada ‘contekan’ dari manapun juga! Well, Alhamdulillah orang sepinter itu masih mau pusing-pusing mikirin Indonesia
hehehee
Oh saya belum bilang ya, kalau kuliah ini diselenggarakan pukul 03.00 pagi waktu Indonesia barat?
hehehe yaps karena saat itu adalah malam hari dan jadwal kuliah di US hihihihi kesan bangun jam 03.00 pagi untuk mengikuti kuliah Porter? Seneng banget! It was a truly magnificent experience
jam 03.00 – 05.30 pagi pun gak berasa. Sayangnya selama kuliah berlangsung tidak diperbolehkan merekam atau memotret huhuhu Oh I wish I was there, in Harvard University as well
hahaha *ngarepppp* hahahaah
See more pictures here.



